Aceh Utara – Masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menyusul peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi curah hujan tinggi pada pertengahan Februari 2026.
Berdasarkan prakiraan cuaca pada 15 Februari 2026, wilayah pantai utara dan timur Aceh diprediksi mengalami peningkatan intensitas hujan. Saat ini, hujan lebat dilaporkan mengguyur hampir seluruh wilayah Kabupaten Aceh Utara.
Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor, terutama di daerah yang berada di sekitar aliran sungai dan kawasan perbukitan.
Salah seorang warga, Tgk. Jamal, mengungkapkan bahwa wilayah Blang Hasan terus diguyur hujan dengan intensitas tinggi. “Bahkan sejumlah kecamatan di wilayah kami juga mengalami hujan lebat,” ujarnya dengan nada prihatin.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Kominfosa) Aceh Utara, Hamdani, mengajak masyarakat untuk terus waspada dalam menyikapi perubahan cuaca ekstrem. Ia mengingatkan bahwa pengalaman sebelumnya menunjukkan, apabila hujan tidak reda selama dua kali 24 jam, maka sejumlah kecamatan yang dilintasi sungai berpotensi tergenang banjir.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap siaga, memantau informasi resmi dari pemerintah, serta segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing,” pungkasnya.[*]

