ACEH UTARA | Lintas Info Rakyat, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Dinas Kesehatan terus melakukan peran Sosialisasi arahan kegiatan pelaksanaan PMT local di 32 Puskesmas wilayah kerja masing-masing. Kegiatan ini salah satu usaha atau upaya keras dalam Menekan angka Stunting pada akhir tahun 2023 dan 2024, sebagai mana harapan secara Nasional.
Kepala Dinas Kesehatan, Amir Syarifuddin, SKM, MM mengatakan pada hari Jumat, (24/11) bahwa terus melakukan peran kita masing – masing baik semua pihak stakeholdel, peran Dinkes Aceh Utara sosialisasi, arahan kegiatan pelaksana PMT local, Peran Puskemas, Pertemuan Tk. Kecamatan untuk penentuan sasaran, lokasi pelaksanaan dan menu PMT, Pembekalan kepada penyelenggaraan PMT di desa , Pemantauan PMT.
“Peran Desa, Perencanaan PMT, pelaksanaan PMT, Pemantauan PMT, Peran Posyandu, Pendataan sasaran deteksi tumbuhan, kembang pendataan sasaran PMT, Pengolahan PMT sampai dengan distribusi PMT, Edukasi kesehatan dan gizi pencatatan dan administrasi,” Ujarnya.
Lanjutnya, Pembagian peran ini merupakan upaya untuk menurunkan angka stunting di Aceh Utara, ini menunjukkan bahwa timnya telah bekerja secara terpadu ter koordinir dan tepat sasaran, sehingga apa yang diamanahkan Bapak Pejabat Bupati Aceh Utara,Dr. Drs Mahyuzar, MSi membuahkan hasil.
Peran semua pihak baik peran Dinkes, Puskesmas, Desa dan peran Posyandu sebagai salah satu ujung tombak pelayanan Kesehatan dalam rangka menekan angka Stunting, karena mereka lebih mengetahui karakteristik masyarakat di Desa, hal itu sudah teruji dari tahun ke tahun di 27 Kecamatan dalam Kabupaten Aceh Utara.
Amir Syarifuddin mengatakan ketrampilan bagi para pihak dalam memberi pelayanan dan pemahaman terkait Pentingnya Pemenuhan asupan gizi, pola hidup sehat dan Kesejahteraan Keluarga, kesehatan, selain itu juga dilakukan evaluasi, audit stunting dan pemecahan masalah, sehingga pelayanan bagi masyarakat ke depan menjadi lebih baik.
Manfaat dari pembagian peran ini untuk membentuk sebuah tim yang efektif agar bisa menyelesaikan tujuan bersama dengan hasil yang memuaskan. Karena jumlah Balita di Aceh Utara 43.388 sedangkan Balita yang mengalami stunting 1.966 dan balita gizi kurang 1.605. Sehingga pembagian peran ini menjadi penting bagaimana cara untuk kita bisa lebih focus mengerjakan tanggungjawab kita secara individu.[ADV]
