
LHOKSEUMAWE | Lintas Info Rakyat, Terkait adanya pemberitaan selama ini mengenai sejumlah pasien Rumah Sakit Umum (RSU) Cut Mutia Aceh Utara di Desa Buket Rata Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe yang
merasa kecewa tidak mendapat pelayanan kesehatan sesuai harapan menyusul beberapa kasus gagal operasi karena kehabisan stok obat bius, pihak manajen RSU itu memberi penjelasan, Jumat (19/1).
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) dr. Hary Laksamana mengatakan, sebelum pihak manajen memohon maaf atas tidak mendapat pelayanan kesehatan sesuai dengan harapan pasien atau pihak keluarga pasien dan memang benar jika ada beberapa kendala terkait penanganan pelayanan di RSU Cut Mutia, dikarenakan adanya sedikit kendala dalam hal sistem pengadaan barang jasa (obat dan bmhp).
“Ini memang problema awal tahun dimana kita hrs menunggu kesiapan DPA, serta penyusunan perangkat pengadaan barang jasa dan perubahan sistem inilah yg sedang kami telaah bersama dan alhamdulillah saat ini sudah dapat di atasi”, kata dr. Hary.
Kabag Humas menambahkan, saat ini dapat di informasikan bahwa RSU Cutmutia sedang proses menunggu pengiriman obat dan bmhp dan terdapat beberapa item barang yg sdg kosong distributor.
Hary juga mengatakan, pada Selasa tgl 17 Januari 2024 ada 20 operasi elektif yang di batalkan, hari Rabu dan Kamis tdk ada operasi yg terjadwal dari tiap bagian
“Di Kamis malam kita ada operasi cyto (emergenci) pemasangan alat pada pasien ca mammae ( tumor payudara) yg dilakukan Pagi ini, Jumat tgl 19 Januari 2024 sudah dilakukan operasi katarak ( bagian mata) sebanyak 27 pasien”, tutup dr. Hary Laksamana.
(Sumber : Gentalamedia)
