Rab. Jan 14th, 2026

IAIN Lhokseumawe dan Jurnalis Berkolaborasi: Cetak Generasi Cerdas Menuju UIN Sultanah Nahrasyiah

blank

Lhokseumawe – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe memperkuat komitmennya dalam peningkatan mutu pendidikan dan pelayanan publik. Langkah strategis ini diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “IAIN Lhokseumawe dan Jurnalis: Kolaborasi Mencerdaskan Anak Negeri,” yang diselenggarakan di Culture Cafe Alue Awe, tepat di depan kampus IAIN Lhokseumawe, pada Selasa, 20 Mei 2025.

FGD ini menjadi ajang kolaborasi penting antara pimpinan IAIN Lhokseumawe dan insan media. Hadir dalam acara tersebut antara lain Rektor IAIN Lhokseumawe Prof. Dr. Danial, M.Ag., bersama para Wakil Rektor (Dr. Iskandar, M.Si., Dr. Said Alwi, M.A., dan Dr. Darmadi, M.Si.), serta Kepala Biro H. Akly Zikrullah, M.H., dan sejumlah awak media cetak maupun online. Forum ini dimanfaatkan untuk berdiskusi, mencari solusi, dan merumuskan inovasi guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Isu Krusial dan Inovasi untuk Pelayanan Prima


Dalam FGD, berbagai isu penting terkait proses pembelajaran, administrasi akademik, hingga layanan mahasiswa menjadi topik utama pembahasan. Para peserta secara aktif memberikan masukan dan ide-ide segar, berupaya menciptakan pelayanan prima dan lingkungan akademik yang kondusif.


Rektor IAIN Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag., menegaskan bahwa dialog terbuka antara IAIN dan wartawan ini sangat vital. “Kolaborasi ini penting untuk menghasilkan gagasan inovatif dan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat mengenai berbagai pengembangan di IAIN Lhokseumawe,” ujarnya.


Prof. Danial juga menyampaikan beberapa informasi penting, termasuk penerimaan mahasiswa baru, pembukaan dua program studi (Prodi S2 Ekonomi Syariah dan Prodi S1 Bimbingan dan Konseling Islam Pendidikan Islam), serta rencana besar alih status IAIN Lhokseumawe menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).


Transformasi Menuju UIN Sultanah Nahrasyiah


Terkait proses alih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN), Rektor Prof. Dr. Danial, S.Ag., M.Ag., menjelaskan alasan akademis, historis, dan sosial-antropologis di balik pemilihan nama “UIN Sultanah Nahrasyiah” sebagai identitas baru kampus.


“Hasil audiensi dengan Menteri Agama RI beberapa waktu lalu menyatakan bahwa pada awal Oktober 2024, Peraturan Presiden tentang alih bentuk IAIN menjadi UIN akan ditandatangani. Berdasarkan pengecekan terakhir pekan lalu, proses drafting Perpres tersebut sedang berlangsung di Sekretariat Negara (Setneg) RI,” jelas Rektor Prof. Danial, yang turut didampingi oleh Wakil Rektor III, Dr. Darmadi, S.Sos.I., M.Si.


Menurut Prof. Danial, pesatnya kemajuan pendidikan global menuntut tantangan besar dalam menciptakan sumber daya manusia yang berdaya saing dan kreatif. Oleh karena itu, kolaborasi antara IAIN dan insan media sangat diperlukan untuk menjawab tantangan ini, dengan harapan dapat melahirkan SDM berkualitas dan kompetitif.


“IAIN sebagai salah satu lembaga yang peduli terhadap dunia pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, tidak bisa bekerja sendiri. Kami harus didukung oleh semua pihak, khususnya wartawan yang merupakan mitra strategis kampus IAIN Lhokseumawe,” katanya.


Selain itu, pihak IAIN Lhokseumawe juga mendukung adanya restrukturisasi anggaran agar lebih terfokus dan terkonsentrasi di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI. “Restrukturisasi anggaran ini adalah kebijakan pemerintah yang bertujuan agar dana pendidikan digunakan seoptimal mungkin untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tanah air,” tutup Prof. Danial.[sam]

blank

By Redaksi

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *