Rab. Apr 22nd, 2026

Dinas Kesehatan Aceh Utara Siap Koordinasi dengan Petugas Kloter untuk Pantau Kesehatan Jamaah Haji

‎‎Aceh Utara – Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara menyatakan kesiapannya untuk melakukan koordinasi aktif dengan petugas kesehatan kloter, guna memastikan kondisi kesehatan seluruh jamaah asal Aceh Utara terpantau secara menyeluruh.

‎Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Jalaluddin, S.K.M., M.Kes, melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Samsul Bahri, S.K.M., M.K.M mengatakan bahwa salah satu langkah penting yang dilakukan setibanya jamaah di tanah air adalah menerima laporan rekapitulasi kondisi jamaah dari petugas kesehatan kloter, terutama jamaah yang pernah sakit, menjalani rawat inap, atau mendapat rujukan medis selama berada di Arab Saudi.

‎ “Kami akan berkoordinasi langsung dengan petugas kesehatan kloter untuk memperoleh data lengkap jamaah yang mengalami gangguan kesehatan selama di Tanah Suci. Ini penting agar kita bisa memantau mereka secara lanjutan di daerah,” ujar Jalaluddin, Selasa (1/7/2025).

‎Jalaluddin menegaskan bahwa pendataan jamaah risiko tinggi (risti) dan mereka yang memerlukan perhatian khusus akan menjadi prioritas. Selanjutnya, pihaknya akan meneruskan data tersebut ke Puskesmas-puskesmas tempat domisili jamaah untuk dilakukan pemantauan pascahaji secara berkelanjutan.

‎ “Tujuan kita adalah memastikan seluruh jamaah kembali dalam kondisi sehat, dan bagi yang membutuhkan perawatan lanjutan bisa segera ditangani oleh fasilitas kesehatan di tingkat kecamatan,” tambahnya.

‎Dinas Kesehatan juga membuka layanan konsultasi dan pemeriksaan lanjutan bagi jamaah yang mengalami keluhan kesehatan setelah kembali dari ibadah haji. Selain itu, edukasi terkait masa pemulihan dan pencegahan penyakit menular akan terus diberikan melalui petugas promosi kesehatan.

‎Jalaluddin berharap seluruh stakeholder, mulai dari petugas kloter, keluarga jamaah, hingga tenaga medis di Puskesmas, dapat bekerja sama dalam menjaga kesehatan jamaah sepulang dari Tanah Suci.

‎ “Ibadah haji sudah selesai, tapi perhatian terhadap kesehatan jamaah tetap harus dilanjutkan. Semoga semua kembali dalam keadaan sehat dan membawa haji yang mabrur,” pungkasnya.[ADV]

By Redaksi

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *