Sab. Apr 25th, 2026

Dinkes Aceh Utara Berikan Penjelasan Penyebab Penyakit Polio dan Cara Mencegahnya

ACEH UTARA | Lintas Info Rakyat, Penyakit dalam istilah medis menggambarkan sebagai gangguan fungsi tubuh yang menghasilkan berkurangnya kapasitas. Penyakit terjadi ketika keseimbangan dalam tubuh tidak dapat dipertahankan. Keadaan sakit terjadi pada saat seseorang tidak lagi berada dalam kondisi sehat yang normal.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Amir Syarifuddin, SKM, MM mengatakan tubuh sering terjadi sakit bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari lemahnya daya tahan tubuh atau sering terpapar kuman, virus atau parasit. Hal ini bisa disebabkan gaya hidup yang kurang sehat, lingkungan hidup yang tidak higienis sehingga ganguan kesehatan tertentu.

Berbagai jenis kuman, virus dan parasit dapat menyebabkan infeksi pada tubuh, sehingga membuat tubuh sakit-sakitan. Namun untuk menanggulanginya, tubuh sebetulnya memiliki sistem pertahanan alami yang disebut dengan sistem kekebalan tubuh.

Sistem kekebalan tubuh atau sistem imun terdiri dari zat antibodi, sel, jaringan, dan organ tertentu, mulai dari sel darah putih, limpa, sumsum tulang, kelenjar getah bening, hingga tameng alami tubuh, seperti kulit dan rambut, serta lendir di jaringan mukosa tubuh.

Ketika sistem kekebalan tubuh lemah atau bermasalah, maka tubuh bisa menjadi lebih rentan terserang penyakit.

Seperti penyakit polio disebabkan oleh infeksi virus yang bernama poliovirus. Karena itulah, vaksinasi pada anak penting untuk dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi virus polio,” Sebutnya.

Penyebab polio adalah virus yang memiliki nama serupa, yaitu poliovirus. Virus polio tersebut dapat menyerang manusia melalui rongga mulut serta hidung. Kemudian, virus akan memasuki aliran darah sehingga mengakibatkan kerusakan pada saraf.

Kata Amir Syarifuddin, Rabu(6/3) bahwa Penularan polio ini rentan terjadi apabila seseorang melakukan kontak langsung dengan tinja dan cairan tubuh penderitanya. Selain itu, polio juga dapat ditularkan melalui makanan serta minuman yang terkontaminasi virus polio.

Penyakit polio dapat dicegah dengan melakukan imunisasi polio sesuai jadwal. Imunisasi yang diberikan yaitu vaksin polio tetes atau Oral Polio Vaccine (OPV) pada usia 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan dan vaksin polio suntik atau Inactivated Polio Vaccine (IPV) yaitu diberikan pada usia 4 bulan dan 9 bulan.

Ketika anak tidak mendapatkan imunisasi polio, maka anak tentunya akan lebih rentan terhadap penyakit polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan. Kedua, anak yang tidak diimunisasi beresiko tinggi menjadi sumber penularan penyakit polio kepada orang lain. Ketiga, tidak adanya cakupan imunisasi yang memadai dapat meningkatkan terjadinya wabah polio,” Ungkap, Amir Syarifuddin.

Tambahnya, Pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari penularan polio diantaranya pastikan anak menerima imunisasi polio lengkap sesuai usia yaitu 4 kali imunisasi polio tetes dan dua kali imunisasi polio suntik sebelum usia satu tahun. Kedua, menerapkan pola hidup bersih dan sehat seperti BAB di jamban dan cuci tangan sebelum makan dan setelah Buang Air Kecil (BAK) maupun BAB. “Ketiga, segera Laporkan kepada petugas kesehatan apabila menemukan anak dengan gejala lumpuh layu.

Penyakit Polio tidak ada obat untuk polio, polio hanya dapat dicegah dengan imunisasi. Vaksin polio yang diberikan berkali-kali dapat melindungi seorang anak seumur hidup. Lebih dari 20 juta orang dapat berjalan hari ini yang seharusnya lumpuh, sejak tahun 1988, ketika Inisiatif Pemberantasan Polio Global diluncurkan. Diperkirakan 1,5 juta kematian anak telah dicegah melalui pemberian vitamin A secara sistematis selama kegiatan imunisasi polio.

Perawatan untuk polio fokus pada membatasi dan mengurangi gejala. Terapi panas dan fisik dapat digunakan untuk merangsang otot dan obat antispasmodik digunakan untuk mengendurkan otot yang terpengaruh. Ini dapat meningkatkan mobilitas tetapi tidak membalikkan kelumpuhan polio permanen.[ADV]

By Redaksi

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *