Ming. Mei 10th, 2026

Belajar Mengabdi, Mahasiswa Unsyiah KKN di Daerah Bencana Hidrometeorologi Aceh

Aceh Utara – Di balik dasyatnya bencana banjir Hidrometeorologi yang melanda beberapa kawasan di Kabupaten Aceh Utara, hadir sekelompok mahasiswa Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mereka bukan sekadar peserta program akademik, melainkan menjadi bagian dari harapan warga yang sedang berjuang bangkit dari musibah bencana alam yang terjadi pada bulan November 2025.

Mahasiswa program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kebencanaan Siklon Tropis Senyar Universitas Syiah Kuala (USK) kelompok 24 Blang Dalam Tunong yang terdiri dari :

  1. Annisa Ulkamila, dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan/ Bimbingan dan Konseling.
  2. Putri Nashirah, dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan/ Bimbingan dan Konseling.
  3. Rendytio Satia Fachriza, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan/Bimbingan dan Konseling.
  4. Rahmad Al-kautsar, dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis/ Ekonomi Pembangunan.
  5. Nur Baiti, dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan/ Bimbingan dan Konseling.
  6. Naisra Hafiza dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan/ Pendidikan Matematika.
  7. Tjut Naina Hanina, dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan/ PGSD.
  8. Farhan Dwi Abdila dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan/ Penjaskesrek.
  9. Masri dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan/ Penjaskesrek.
  10. Dimas Putra Rizkiansyah, dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan/ penjaskesrek.

Pelaksanaan pengabdian di Gampong Blang Dalam Tunong Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara.

Keuchik Gampong Blang Dalam Tunong Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara, Faryadi mengatakan kami sangat berterima kasih atas kehadiran mahasiswa KKN dari Universitas Syiah Kuala atas pengabdian ini.

“Di saat desa kami dilanda musibah banjir, mereka hadir bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga semangat. Anak-anak kembali tersenyum, warga merasa diperhatikan, dan kami merasakan bahwa generasi muda benar-benar peduli terhadap masyarakat. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa ilmu dari kampus bisa langsung dirasakan manfaatnya di lapangan, ungkap Keuchik Faryadi.

Sesuai program KKN tematik yang telah disusun ada beberapa kegiatan yang dilakukan diantaranya berbagi dengan anak-anak korban dengan mengajak bermain, menggambar, dan bercerita agar trauma banjir tidak terlalu membekas. Selanjutnya membersihkan kantor desa, meunasah dan rumah penduduk serta mengadakan kelas outbond trauma healing bagi korban bencana guna mengalihkan rasa takut.

Salah seorang mahasiswa KKN kelompok 24 Blang Dalam Tunong, Rahmad Al-Kautsar mengatakan pengalaman ini bukan hanya tugas kuliah, melainkan pelajaran hidup.
“Kami belajar arti solidaritas, empati, dan keberanian menghadapi bencana. Kami ingin meninggalkan jejak kebaikan, bukan hanya laporan KKN,” ungkap Kautsar.

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kebencanaan Siklon Tropis Senyar Universitas Syiah Kuala (USK) akan berakhir pekan depan sesuai pilihan peserta KKN. [SZ07]

By Redaksi

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *