Lhokseumawe – Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Al-Kautsar Universitas Malikussaleh sukses menyelenggarakan Tabligh Akbar Muharram Fest 1448 H di Aula Cut Meutia Universitas Malikussaleh, Kamis (9/7/2026). Mengusung tema “Dari Layar ke Jejak Kebaikan: Menghidupkan Semangat Hijrah Rasulullah melalui Kreativitas, Literasi Digital, dan Aksi Nyata Mahasiswa Muslim”, kegiatan ini menjadi wadah refleksi sekaligus penguatan peran generasi muda Muslim dalam menjawab tantangan era digital.
Muharram Fest 1448 H tidak hanya menghadirkan Tabligh Akbar sebagai acara puncak, tetapi juga dirangkaikan dengan Lomba Poster Nasional yang mendapat sambutan luar biasa dari mahasiswa di berbagai daerah. Kompetisi tersebut diikuti oleh lebih dari 100 peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Melalui karya-karya visual bertema hijrah dan dakwah digital, para peserta diajak menyampaikan pesan-pesan Islam secara kreatif, edukatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Ketua Panitia, Lailan Sufina, mengatakan bahwa rangkaian Muharram Fest dirancang sebagai ruang kolaborasi bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi intelektual, spiritual, dan kreativitas.
“Muharram bukan sekadar pergantian tahun dalam kalender Hijriah, tetapi momentum untuk mengevaluasi diri dan memperkuat komitmen berhijrah menuju pribadi yang lebih baik. Kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menguatkan spiritualitas melalui tabligh akbar, tetapi juga mendorong kreativitas mahasiswa melalui Lomba Poster Nasional. Antusiasme lebih dari 100 peserta dari berbagai universitas di Indonesia menunjukkan bahwa semangat dakwah kreatif terus berkembang di kalangan generasi muda.”
Ketua Umum LDK Al-Kautsar Universitas Malikussaleh, Fikri Hoeru Rozikin, menegaskan bahwa dakwah kampus harus mampu mengikuti perkembangan media dan teknologi.
“Mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Dakwah hari ini tidak hanya dilakukan melalui mimbar, tetapi juga melalui karya, desain, tulisan, dan konten digital yang membawa pesan-pesan kebaikan. Melalui Muharram Fest, kami ingin membangun ekosistem dakwah yang kreatif, kolaboratif, dan mampu menjangkau masyarakat luas.”
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan, dan Kerja Sama (AKPK) Universitas Malikussaleh, Dr. T. Nazaruddin, S.H., M.Hum. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi inisiatif LDK Al-Kautsar yang menghadirkan kegiatan yang memadukan nilai keislaman, kreativitas, dan pengembangan karakter mahasiswa.
“Universitas Malikussaleh mendukung penuh kegiatan kemahasiswaan yang mampu membentuk karakter, memperkuat spiritualitas, dan mengembangkan kreativitas mahasiswa. Lomba Poster Nasional menjadi bukti bahwa dakwah dapat dikemas secara inovatif dan menjadi media edukasi yang efektif bagi masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi organisasi kemahasiswaan lainnya.”
Tabligh Akbar menghadirkan Tgk. Adnan Yahya, M.Pd sebagai pemateri dengan moderator M. Farhan Jairimi, S.Ked. Dalam tausiyahnya, peserta diajak memaknai hijrah sebagai proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik melalui ilmu, akhlak, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.
Acara ini dihadiri oleh delegasi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) se-Universitas Malikussaleh, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Himpunan Mahasiswa Jurusan se-Universitas Malikussaleh, Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) se-Universitas Malikussaleh, serta perwakilan OSIS dan Rohani Islam (Rohis) dari berbagai sekolah di Kota Lhokseumawe.
Suasana Muharram Fest semakin semarak dengan penampilan grup hadrah yang membawakan lantunan selawat serta pembacaan puisi bertema hijrah yang menggambarkan perjalanan perubahan diri menuju pribadi yang lebih baik. Rangkaian acara tersebut mendapat antusiasme tinggi dari peserta yang memadati Aula Cut Meutia.
Melalui Muharram Fest 1448 H, LDK Al-Kautsar Universitas Malikussaleh berharap dapat terus menghadirkan program dakwah yang adaptif terhadap perkembangan zaman, memperkuat ukhuwah antarmahasiswa, serta melahirkan generasi Muslim yang cerdas, kreatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui karya dan aksi.[*]

