Camat Baktiya Barat Respon cepat permintaan Masyarakat Pesisir terkait dangkalnya Kuala kuta Piadah, pada Minggu pagi 19/02 telah dimulai Pembersihan Kuala menggunakan Alat berat Milik PUPR Aceh Utara.
Akibat dangkal Para Petani sawah selama ini mengeluh sering terjadi banjir, demikian juga para petani tambak mengeluh akibat dangkal mulut Kuala,mereka tidak mendapat air asin untuk budidaya Udang.
Selain Petani sawah petani Tambak juga Para nelayan ikut mengeluh,dimana sejak beberapa tahun terakhir mulut Kuala sudah sangat dangkal.
Camat Baktiya Abdurrahman kepada Media ini, mengaku masyarakat sudah lama mengeluh ” kegiatan pengerukan yang kami lakukan hari ini memang sudah ditunggu tunggu Petani Sawah,Petani Tambak dan para Nelayan yang menggunakan Kuala.
Abdurrahman juga mengucapkan Alhamdulillah, pekerjaan bejalan aman dan lancar, dirinya juga mengucapkan Terima Kasih Kepada Pj Bupati Aceh Utara dan Jajarannya atas bantuan satu unit Excavator PUPR Aceh Utara dibawah tanggung jawab Kadis.
Pengerukan mulut Kuala diawali dengan Peusijeuk Oleh TGK. Muzakir, Waled Lapang juga berdoa untuk agar pengerukan atau pembersihan mulut Kualan berjalan Lancar.(Wir)



