Insan Muda : Tanggul sungai di Lapang jebol ekonomi masyarakat terganggu
Lhoksukon -Lintas Info Rakyat, Aceh Utara Kembali dilanda Musibah Banjir akibat hujan deras hampir seminggu di Aceh Utara dan Bener, banjir telah merendam sejumlah kecamatan dalam Kabupaten Aceh Utara, di Kecamatan Lapang akibat jebol tanggul gampong Merbo jurong sepanjang 10 meter lebih juga ikut tergenang Banjir, padahal masyarakat sedang turun ke sawah sedang musim tanam.
Sejak tahun 2022 sudah dua kali tanaman padi terendam banjir namun kemungkinan masyarakat harus rela Terendam banjir kembali akibat Luapan krung keureutoe.
Masyarakat setempat sudah berusaha bergotong royong dengan alat seadanya menaruh karung pasir di pinggir bibir sungai, namun tidak terbendung akibat derasnya arus Krung keureutoe dengan debit air tinggi.
Muhammad Rizal, Ketua Umum Insan Muda Lapang meminta pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan Pemerintah Aceh agar turun kelapangan supaya segera dapat memperbaiki tanggul yang rusak serta Penanganan yang tuntas.
Pemerintah Aceh harus turunkan tim ke lokasi,tak cuk beretorika di Provinsi, mohon turun kelapangan khususnya kawasan yang Rawan Banjir Aceh Utara.
Pemkab, DPRK /DPRA lihat titik Tanggul yang Jebol jangan Hanya menunggu data saja, harus ikut peduli nasib masyarakat Lapang khususnya dan Aceh Utara pada Umumnya.
Akibat Jebol tanggul di kawasan tersebut sangat mempengaruhi lambannya pertumbuhan Perekonomian Masyarakat Lapang yang mengandalkan pencarian pada hasil tambak dan padi.
Dengan kondisi ekonomi yang mendesak mewajibkan masyarakat kembali membeli beras dan sembako lainya bahkan harus mengeluarkan biaya besar untuk turun ke sawah.
Lanjut rizal, beberapa bulan lalu tanggul dititik ini pernah jebol namun pemerintah Daerah tidak terlihat langkah Penanganan serius memperbaiki Tanggul merbo jurong. wa wa
Kondisi saat ini air sudah melintasi tanggul yang jebol dan bila kondisi Debit Air ini semakin meningkat maka kemungkinan kondisi permukiman dan sawah warga akan tergenang banjir kembali. (Mjal )



