Sab. Apr 11th, 2026

Aksi tawuran antar Remaja resahkan Warga Kota Lhokseumawe

 

LHOKSEUMAWE- LINTAS INFO RAKYAT, Sejulah insiden tawuran yang menyeret  para Remaja dan anak dibawah Umur telah berlangsung  sejak 5 bulan terakhir dalam  aksi tawuran,begal dan penjambretan terhadap warga, hal itu membuat was was dan trauma bagi warga dan para pendatang di Kota yang pernah dijuluki Petro dolar.

Tentunya semua pihak tidak mengharapkan insiden itu terjadi, selain membuat suasana gaduh juga membuat trauma bagi korban yang mengalami kekerasan dengan menggunakan senjata tajam.

Salah seorang Tokoh Masyarakat Kota Lhokseumawe, Muklis atau yang sering disapa Pak Ulis, menanggapi persoalan kenakalan remaja melalui  grub wasapp, menurutnya dengan nada tanya kemana  mereka akan bersandar ?  bila ruang untuk mereka tertutup, maka dikhawatirkan Akan terus lahir mafia kejahatan kejehatan  baru.

Orang tua mereka  mengabaikan mereka ?  padahal mereka butuh binaan binaan dan bimbingan, menurut Pak Ulis  Perlu wadah  rohaniawan yang Memotivas mereka dalam membentuk mental untuk generasi kedepan, untuk melanjutkan estafet bangsa dimasa yang akan datang. 

Pak Ulis juga mengajak istansi terkait seperti Dinas Pendidikan , Para Ulama, Umara, para pemangku kepentingan kepentingan, untuk  memikirkan adanya upaya untuk merangkul anak anak yang terlanjur terlibat dalam aksi berdara.

 Dengan harapan, yang liar bisa menjadi jinak, yang jinak bisa berinovasi dan produktivitas, “Ayo jangan saling menyalahkan”

Pak Ulis sambil menutup pembicaraannya, menyarankan venomena yang terjadi beberapa waktu yang lalu bahkan tadi malam,  “Ini salah kita bersama, mari sama menyalahkan diri kita sendiri untuk  bangkit memperbaki negeri”. Ungkap  Pak Ulis.

Keterpaduan semua pihak tentunya masih bisa diperbaiki walaupun sulit,namun Para Pemangku Kepentingan dan Orang tua mereka harus bergerak Cepat untuk mengantisipasi insiden yang merugikan masyarakat Kota Lhokseumawe dan sekitarnya.(Red)


By Redaksi

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *