Rab. Mei 27th, 2026

KIP Aceh Utara Gelar Simulasi Pemungutan & Penghitungan Suara Pilkada 2024

LHOKSUKON – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Utara menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pilgub Aceh dan Pilbup Aceh Utara. Simulasi digelar untuk mengukur efektivitas pemungutan suara hingga penggunaan alat bantu rekapitulasi atau Sirekap.

Simulasi ini digelar di Halaman Kantor KIP setempat, Gampong Alue Mudem, Kecamatan Lhoksukon, Jum’at (25/10/2024). Para petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) menggunakan Putih Hitam, yang menjadi KPPS di TPS simulasi merupakan para PPS dalam kecamatan lhoksukon.

Ketua KIP Aceh Utara, Hidayatul Akbar, mengatakan simulasi ini menggunakan simulasi yang nyata dengan menggunakan petugas KPPS dan yang menjadi pemilih para anggota PPK tingkat kecamatan dalam kabupaten Aceh Utara.

“Terlihat antusias para anggota PPK untuk memilih pada acara simulasi ini cukup tinggi, dimana kita melihat semua PPK hadir dari 27 kecamatan yang ada di Aceh Utara,” ujar Hidayatul Akbar disela-sela simulasi.

Hidayatul Akbar menjelaskan simulasi ini punya dua tujuan, pertama, untuk mengetahui sejauh mana pemahaman KPPS, saksi, dan pengawas TPS terhadap pemahaman regulasi dan peraturan perundang-undangan. Kedua, mengukur efektivitas pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara, dengan harapan PPK dapat mengadopsi hasil simulasi ini untuk di kembangkan pada kecamatan masing-masing nantinya.

“Ada 6 (hal) yang akan kita lakukan simulasi, pertama alur pemungutan suara, kedua penggunaan surat suara ketiga cara pengisian formulir, keempat penggunaan sampul dan logistik-logistik lainnya, kemudian juga terkait dengan penggunaan Sirekap. Jadi KIP Aceh Utara untuk Pilkada 2024 ini menargetkan Sirekap harus selesai dalam waktu 1×24 jam,” ujarnya.

“Maka simulasi yang paling penting adalah pada saat di TPS hari ini bagaimana KPPS mampu untuk melakukan potret atau foto dan pengunggahan data ke dalam server Sirekap,” sambung Dayat.

Pada pilkada tahun ini, di Kabupaten Aceh Utara terdapat 1.180 TPS. Jumlah ini berbanding jauh dari pilpres lalu yang mencapai 1.900 lebih TPS di Aceh Utara.

“Kita berharap 1.180 TPS pada pilkada tahun ini juga akan memiliki pemahaman yang sama. Oleh karena itu tanpa berpanjang kalam kami mengajak semua pihak semua elemen untuk menyaksikan proses pungut dan hitung termasuk dari saksi pasangan calon untuk menyaksikan semua proses,” ucap Hidayatul Akbar.[sam]

By Redaksi

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *