Aceh Utara – Duka mendalam menyelimuti Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, di awal bulan suci Ramadan. Hujan deras yang mengguyur wilayah ini pada, Sabtu malam, 8 Maret 2025 menyebabkan Sungai Krueng Nisam meluap, memicu banjir yang merendam puluhan gampong. Tak hanya itu, longsor tragis juga terjadi, merenggut satu nyawa.
Air bah dengan ketinggian 30 hingga 50 cm merendam setidaknya 13 gampong, memaksa warga untuk mengungsi dan berjuang di tengah bulan puasa. Gampong-gampong yang terdampak meliputi:
- Gampong Meunasah Meucat
- Gampong Peunayan
- Gampong Meunasah Rayeuk
- Gampong Meunasah Cut
- Gampong Jeulikat
- Gampong Blang Dalam Geunteng
- Gampong Blang Dalam Tunong
- Gampong Cot Leupe
- Gampong Teugoh
- Gampong Binjee
- Gampong Tingkem
- Gampong Ulee Blang
- Gampong Meunasah Alue
Di Gampong Meunasah Alue, bencana longsor menimpa sebuah rumah, menyebabkan Muhammad Yusuf mengalami patah pinggang. Korban saat ini sedang mendapat perawatan intensif di RS Pim.
Di tengah kesulitan ini, semangat gotong royong warga Nisam tetap menyala. Dapur-dapur umum didirikan di beberapa gampong untuk membantu warga melaksanakan sahur, seperti di Gampong Blang Dalam Tunong (±50 KK) dan Gampong Tingkem (pendataan masih berlangsung).
“Kami akan terus memantau situasi dan memberikan bantuan yang diperlukan kepada warga yang terdampak,” ujar Camat Nisam.
“Prioritas kami adalah memastikan keselamatan dan kesejahteraan warga, terutama di bulan Ramadan ini.”
Laporan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian dan transparansi informasi terkait musibah yang terjadi. Semoga bantuan dan doa dari seluruh pihak dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Nisam.[sam]

