ACEH – Banjir besar yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Aceh menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur jalan dan jembatan. Berdasarkan laporan terbaru Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh per 29 November 2025 pukul 08.00 WIB, puluhan jembatan putus dan beberapa ruas nasional tidak dapat dilalui, terutama di wilayah Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Singkil, dan Bireuen.
Kerusakan terberat terjadi di Aceh Tenggara, di mana lima jembatan utama Silayakh, Natam, Salim Pilpit, Pasir Putih, dan Pintu Rime putus akibat terjangan banjir. Selain itu, Ruas Jalan Nasional Kutacane–Blangkejeren di Ketambe ambles sepanjang sekitar 50 meter, memutus total akses antarwilayah.
Di Gayo Lues, beberapa jembatan penghubung menuju Aceh Tenggara juga mengalami kerusakan berat dan putus total, sehingga arus logistik dan mobilitas warga terganggu.
Kerusakan signifikan juga terjadi di Aceh Singkil, termasuk Jembatan Suak Diber yang mengalami amblas pada oprit sedalam 2–3 meter dan lantai jembatan turun hingga 50 sentimeter. Jembatan Suak Sigide juga patah sepanjang tujuh meter, sementara beberapa jembatan lain di jalur Singkil–Gosong rusak berat diterjang arus banjir.
Di Kabupaten Bireuen, sedikitnya enam jembatan rangka baja dilaporkan hanyut, yakni Rancob Kutablang, Pante Ilong, Jeunieb Selatan, Ulee Gle, Simpang Mamplam, serta jembatan nasional alternatif Banda Aceh–Medan. Kondisi ini membuat jalur penghubung antar kecamatan lumpuh dan tidak dapat dilewati.
Sementara itu, longsor juga terjadi di beberapa daerah lain. Di Aceh Besar, longsor menutup penuh ruas Jalan Bakat–Jawi. Di Aceh Tengah, longsor menimbun sebagian besar badan Jalan Bireuen–Takengon, sehingga kendaraan tidak dapat melintas. Kondisi serupa dilaporkan di Aceh Selatan, di mana ruas Gunung Kapur–Trumon terputus akibat longsor.
Di Aceh Barat, jalur Janeng–Paya Baro–Gampong Baro mengalami longsor, dan Jembatan Tuut Gampong Jatuh dilaporkan bergeser dan turun struktur akibat derasnya air.
Dinas PUPR Aceh mengimbau masyarakat menghindari perjalanan ke daerah terdampak hingga kondisi dinyatakan aman. Proses pendataan, penanganan darurat, dan pembukaan akses sedang dilakukan secara bertahap bersama BPBD, TNI-Polri, dan unsur terkait.
Laporan ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang hendak bepergian atau mengunjungi keluarga agar lebih waspada dan menunda perjalanan jika tidak mendesak.[ES]
Banjir Rusak Puluhan Jalan dan Jembatan di Aceh, Sejumlah Ruas Utama Lumpuh Total

