Jum. Apr 17th, 2026

Posko Aceh Utara Rilis Data Sementara Dampak Banjir, 418 Ribu Jiwa Terdampak


Aceh Utara – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) menyampaikan rekapitulasi sementara dampak bencana banjir yang melanda wilayah Aceh Utara. Data tersebut bersumber dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara per 14 Desember 2025 pukul 10.00 WIB.

‎Berdasarkan laporan Pusat Informasi Posko Bencana Banjir, tercatat sebanyak 124.395 kepala keluarga (KK) atau 418.109 jiwa terdampak banjir. Dari jumlah tersebut, 17.896 KK atau 69.020 jiwa terpaksa mengungsi ke 138 titik lokasi pengungsian yang tersebar di berbagai kecamatan.

‎BPBD Aceh Utara juga mencatat korban jiwa akibat bencana ini mencapai 163 orang meninggal dunia, 6 orang dinyatakan hilang, serta 1.111 orang mengalami luka-luka. Selain itu, kelompok rentan yang terdampak terdiri dari 1.080 ibu hamil, 7.127 balita, 4.559 lansia, dan 300 penyandang disabilitas.

‎Dari sisi kerusakan, banjir mengakibatkan 119.598 rumah terendam, dengan rincian 16.793 unit rusak berat, 6.134 unit rusak sedang, dan 15.126 unit rusak ringan. Sektor pertanian juga mengalami dampak signifikan, di mana 14.509 hektare sawah dan 10.674 hektare tambak terendam banjir.

‎Kerusakan infrastruktur meliputi 432 ruas jaringan irigasi terdampak, terdiri dari 12 daerah irigasi (DI) dengan rincian 6 rusak berat dan 6 rusak sedang, serta 8 daerah irigasi tersier (DIT) yang mengalami kerusakan sedang. Selain itu, tercatat 78 titik jembatan mengalami kerusakan.

‎Pada sektor pendidikan, sebanyak 383 unit sekolah terdampak, dengan kondisi 271 rusak berat, 97 rusak sedang, dan 15 rusak ringan. Kerusakan juga mencakup 1.081 set alat peraga pendidikan, 1.812 set mobiler, 1.861 unit perangkat TIK, 579 set alat laboratorium, 1.678 set KIT IPA, serta 27.602 eksemplar buku.

‎Fasilitas kesehatan turut terdampak, yakni 22 puskesmas rusak berat, 5 puskesmas rusak ringan, 61 pustu rusak berat, dan 20 pustu rusak ringan. Selain itu, 1 unit Balai Benih Ikan mengalami kerusakan sedang.

‎Kerusakan juga terjadi pada rumah ibadah dan lembaga keagamaan, meliputi 4 masjid rusak berat, 10 masjid rusak sedang, 50 masjid rusak ringan, 16 meunasah rusak ringan, serta dayah dan pesantren dengan rincian 9 rusak berat, 196 rusak sedang, dan 7 rusak ringan. Sementara itu, 1.791 industri rumah tangga (IRT) turut terdampak akibat banjir.

‎Diskominsa Aceh Utara melalui Sekretaris, Hamdani menyampaikan bahwa data ini masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui seiring proses pendataan di lapangan. Pemerintah daerah bersama instansi terkait saat ini terus melakukan upaya penanganan darurat, penyaluran bantuan, serta pemulihan pascabencana bagi masyarakat terdampak.


By Redaksi

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *