Bireuen — Kondisi Gampong Kapa, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, pascabanjir bandang masih sangat memprihatinkan. Sejumlah rumah warga dilaporkan rusak berat dan dipenuhi lumpur, bahkan sebagian lainnya hanyut terseret derasnya arus banjir. Hingga kini, warga masih berjuang memulihkan kehidupan mereka, Minggu, (04/01/2026)
Untuk membuka kembali akses yang tertutup material banjir, satu unit alat berat bantuan dari masyarakat Indonesia masih dikerahkan membersihkan jalan lintas gampong. Selain itu, bantuan kemanusiaan juga terus berdatangan.
Salah satunya datang dari Majelis Ta’lim Al-Kubra Gampong Kembang Tanjong, Kecamatan Mutiara Tiga, Kabupaten Pidie. Bantuan berupa makanan, pakaian, Al-Qur’an, serta kebutuhan dasar lainnya disalurkan langsung ke lokasi pengungsian oleh Ketua Majelis, Ibu Yusnawati, bersama para anggota, pada Sabtu (3/1/2026).
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak banjir bandang yang saat ini masih mengungsi di tenda darurat, meunasah, maupun rumah warga lain yang tidak terdampak langsung.
Salah seorang warga, Zuljalali, berharap pemerintah segera turun tangan membantu perbaikan rumah warga serta menyalurkan bantuan bahan pokok. Pasalnya, hingga kini sebagian warga masih bertahan di tenda pengungsian dan lokasi darurat lainnya.
Ia juga mengharapkan adanya bantuan lanjutan untuk membersihkan puing bangunan, tumpukan kayu, dan sisa material banjir yang masih mengendap di rumah-rumah warga, agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal seperti sediakala. [SB]

