Banda Aceh – Kapolda Aceh, Irjen Pol Ruddi Setiawan, menerima kunjungan silaturahmi Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir Syamaun, bersama para asisten dan kepala biro di lingkungan Sekretariat Daerah Aceh.
Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja Kapolda Aceh, Markas Polda Aceh, Banda Aceh, Selasa (28/7/2026).
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Teuku Kamaruzzaman atau Ampon Man, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Aceh membangun kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung pembangunan Aceh.
“Kunjungan tersebut adalah bagian dari kegiatan Pemerintah Aceh dalam menggalang kerja sama untuk membangun Aceh,” kata Ampon Man di Banda Aceh, Rabu (29/7/2026).
Menurut Ampon Man, Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem telah mengarahkan Sekda Aceh M Nasir Syamaun untuk memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka mendukung pembangunan daerah.
“Kunjungan Sekda Nasir bersama para asisten dan kepala biro Setda Aceh merupakan wujud dari amanah Gubernur Mualem. Polda Aceh adalah mitra strategis yang saling bersinergi untuk membangun Aceh,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Aceh beserta jajaran menyatakan kesiapan untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Aceh.
Ampon Man menyebut dukungan dan kerja sama lintas sektor menjadi salah satu kunci dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung kelancaran pembangunan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Aceh.
“Dukungan dan kerja sama lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan stabilitas keamanan, kelancaran pembangunan, serta pelayanan publik yang semakin baik di Aceh,” katanya.
Sementara itu, Sekda Aceh M Nasir Syamaun mengapresiasi sambutan dan komitmen Kapolda Aceh beserta jajaran untuk memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Aceh.
“Sinergi antarlembaga sangat penting untuk menyukseskan berbagai program strategis yang tengah dijalankan Pemerintah Aceh,” kata Ampon Man mengutip pernyataan Sekda Aceh.
Menurutnya, silaturahmi tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara Pemerintah Aceh dan Polda Aceh.
“Ini menjadi penting dalam memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan dapat berjalan secara optimal dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Dengan penguatan kolaborasi tersebut, Pemerintah Aceh dan Polda Aceh berkomitmen bersama-sama menghadirkan tata kelola pemerintahan yang efektif, aman, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat Aceh. []

