Ibu Bupati Apresiasi Peran Santri dalam Milad Samudera Pasai ke‑800:“Santri Motor Penggerak Peukong Syariat di Bumi Pase”

Redaksi
By
2 Min Read

Aceh Utara – Istri Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil (Ibu Bupati), Ny. Musliana Ismail menyampaikan apresiasi tinggi kepada para santri yang turut andil dalam perayaan Milad Samudera Pasai ke‑800 yang berlangsung meriah di pelataran parkir Kantor Bupati Aceh Utara. Dalam momentum bersejarah tersebut, para santri tampil aktif dalam kegiatan pameran kreatif santri, pentas seni Islami berupa Dalail Khairat dan ceramah agama dari Dai Kamtibmas Aceh serta berbagai kegiatan edukasi keagamaan Islam yang mencerminkan semangat menjaga adat serta menegakkan syariat Islam.

Ibu Bupati menegaskan bahwa keikutsertaan santri bukan hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai penggerak nilai-nilai keislaman dan kebudayaan lokal. “Santri adalah motor penggerak peukong syariat di bumi Pase. Mereka menjadi teladan dalam menjaga adat dan memperkuat syariat Islam di tengah masyarakat,” ujar Ibu Bupati dalam sela-sela kunjungan ke Stand Pameran, Kamis (10/9).

Dengan mengusung slogan “Tajaga Adat Peukong Syariat”, perayaan Milad Samudera Pasai ke‑800 menjadi simbol kebangkitan spiritual dan budaya Aceh Utara. Pemerintah daerah Kabupaten Aceh Utara menilai bahwa sinergi antara santri, ulama, dan pemerintah merupakan fondasi utama dalam menjaga marwah keislaman dan kearifan lokal yang diwariskan sejak masa kejayaan Samudera Pasai.

Ibu Bupati juga mengajak seluruh generasi muda untuk meneladani semangat santri dalam menuntut ilmu dan mengamalkan nilai-nilai syariat. “Kita bangga memiliki santri yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan moral dan budaya daerah,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berkomitmen untuk terus mendukung peran dayah dan santri sebagai pilar utama dalam mewujudkan masyarakat yang beradab, berilmu, dan berakhlakul karimah . Acara Milad Samudera Pasai ke‑800 berlangsung sejak tanggal 6 sampai dengan 13 September 2026 di landing Lhoksukon Aceh Utara. (Saza07)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *