Warga Antusias Sambut Gerakan Pangan Murah di Krueng Barona Jaya

Redaksi
By
4 Min Read

KOTA JANTHO – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kabupaten Aceh Besar di halaman Kantor Camat Krueng Barona Jaya, Kamis (9/7/2026), mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sejak pagi, warga mulai berdatangan untuk memperoleh paket bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Dinas Pangan Kabupaten Aceh Besar, Perum Bulog Kantor Wilayah Aceh, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Bank Indonesia, serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Aceh Besar. Program ini bertujuan menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.

Sejak pukul 09.00 WIB, lokasi kegiatan dipadati warga yang mengantre untuk mendapatkan paket sembako bersubsidi. Paket tersebut dinilai sangat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, terutama di tengah fluktuasi harga sejumlah komoditas pangan.

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris mengatakan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih ringan.

“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. Program ini juga menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat daya beli masyarakat,” ujar Bupati yang akrab disapa Syech Muharram.

Menurutnya, kegiatan GPM tidak hanya membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk mengendalikan inflasi dan menjaga pasokan pangan tetap tersedia di pasaran.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pangan Kabupaten Aceh Besar, Mukhlis, SP., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi melalui penyediaan bahan pangan bersubsidi.

“Selain membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah, kegiatan ini juga bertujuan menjaga pasokan pangan tetap tersedia sehingga gejolak harga di pasaran dapat diminimalkan,” katanya.

Pada pelaksanaan kali ini, masyarakat dapat membeli satu paket bahan pangan bersubsidi seharga Rp215.000. Paket tersebut terdiri atas:

  • Beras premium 5 kilogram senilai Rp63.000
  • Minyak goreng 2 liter senilai Rp40.000
  • Gula pasir 2 kilogram senilai Rp32.000
  • Telur ayam satu papan senilai Rp40.000
  • Bawang merah 0,5 kilogram senilai Rp20.000
  • Cabai merah 0,5 kilogram senilai Rp20.000

Mukhlis menambahkan bahwa seluruh komoditas dalam paket tersebut telah mendapatkan subsidi, sehingga harga jualnya berada di bawah harga pasar. Pemerintah juga memastikan stok yang tersedia mencukupi agar masyarakat dapat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.

Sekretaris Camat Krueng Barona Jaya, Cut Lisa Fitriani, SSTP., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Besar yang kembali memilih wilayahnya sebagai lokasi pelaksanaan Gerakan Pangan Murah.

“Kami bersyukur program ini kembali hadir di Kecamatan Krueng Barona Jaya. Antusiasme masyarakat sangat tinggi karena manfaatnya benar-benar dirasakan. Kehadiran pasar pangan murah ini sangat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Salah seorang warga Gampong Gla Deyah, Nuraini, mengaku sengaja datang sejak pagi agar tidak kehabisan paket pangan bersubsidi. Menurutnya, program tersebut sangat membantu masyarakat, terutama bagi keluarga yang harus mengatur pengeluaran di tengah naik turunnya harga kebutuhan pokok.

“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini. Harga paketnya lebih murah dibandingkan di pasar, sehingga bisa menghemat pengeluaran keluarga. Kami berharap program seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin karena manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ungkap Nuraini.

Untuk mengikuti program tersebut, masyarakat diwajibkan membawa fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) sesuai domisili sebagai syarat pembelian paket pangan.

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Krueng Barona Jaya merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar yang dilaksanakan di 10 kecamatan sepanjang Juli 2026. Program ini diharapkan dapat menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus meringankan beban pengeluaran masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.[*]

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *