Jum. Apr 24th, 2026

Pj Gubernur Bustami Hamzah Renovasi Stadion Harapan Bangsa Progresnya Baru 18 Persen

BANDA ACEH | Lintas Info Rakyat, Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah mengatakan, saat ini progres renovasi venue rehab Stadion Harapan Bangsa sudah mencapai 18 persen. “Ketika saya lihat progresnya dari 13 jadi 18, saya sangat optimis,” ungkapnya.

Dikatakannya, mungkin pertengahan Juli sudah selesai,” kata Bustami saat meninjau perbaikan Stadion Harapan Bangsa, Rabu (27/3/2024).

Sejumlah bagian dari Stadion Harapan Bangsa di Banda Aceh mulai dibongkar dalam rangka renovasi untuk digunakan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI. Bagian yang sudah dibongkar terdiri atas atap seng di sisi barat dan timur.

Lalu plafon dan dinding kaca stadion juga sudah dilepas. Bagian yang akan menjadi titik utama renovasi berupa pembuatan lapangan rumput baru, pergantian tempat duduk menjadi single seat, atap, hingga bagian tampilan depan (fasad).

Perbaikan stadion yang bakal menjadi venue beberapa cabang olahraga itu dijadwalkan rampung pada Juli 2024. Seremoni pembukaan PON XII juga bakal berlangsung di stadion tersebut.

Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah mengatakan, saat ini progres renovasi venue itu sudah mencapai 18 persen. “Ketika saya lihat progresnya dari 13 jadi 18, saya sangat optimis.

Dijanjikan akhir Juli, mungkin pertengahan Juli sudah selesai,” kata Bustami saat meninjau perbaikan Stadion Harapan Bangsa, Rabu (27/3/2024), seperti dilansir Serambi Indonesia.

Dalam stadion itu nantinya berlangsung perlombaan untuk cabang olahraga sepak bola, anggar, angkat beban, dan Hapkido.

Aceh mendapatkan bantuan biaya renovasi venue dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sekitar Rp 1 triliun. Selain menggunakan APBN, renovasi sejumlah venue skala kecil menggunakan APBD Aceh.

Selain Stadion Harapan Bangsa, renovasi sejumlah venue lain juga sedang berjalan, seperti renovasi Stadion Haji Dimurtala, Banda Aceh, dan renovasi lapangan pacuan kuda di Aceh Tengah.

Sebanyak 10 kabupaten dan kota di Aceh menjadi tempat pertandingan ragam cabang olahraga.

Sebelumnya, PPTK Proyek PON, Kurniawan kepada media ini mengatakan pihaknya terus memacu supaya mengerjaannya dikebut. “Saya yakin semua venue  bisa digunakan, sekitat bulan Juli tuntas,” katanya penuh keyakinan.

Sebagaimana diketahui, proyek PON di Aceh yang menghabiskan dana hampir Rp 1,5 Trilyun, baik dari APBN dan APBA, sebagian besar dikerjakan BUMN. Sedikit sekali bisa dikerjakan kontraktor lokal.(SUMBER : BERITAMERDEKA.net)

By Redaksi

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *