ACEH UTARA | Lintas Info Rakyat, Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara telah menentukan dapur lokal Pembuatan Pemberian Makanan Tambahan lokal. Sebelumnya mereka telah menyusun siklus menu menggunakan siklus menu 7 hari sebanyak 3 kali pengulangan, 6 kali menu utama, 1 kali kudapan, double protein hewani.
Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Amir Syarifuddin, SKM, MM, mengatakan pihaknya akan memastikan dan melakukan pengawasan ketat dalam proses pendistribusian pemberian makanan tambahan melalui posyandu. Apabila nanti kedapatan ada kekeliruan pada menu makanan kita akan menegur petugas dan meminta untuk memperbaiki menu selanjutnya.
Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal merupakan salah satu strategi penanganan masalah gizi pada Balita dan upaya pencegahan Stunting. Kegiatan PMT lokal tersebut tidak hanya memberikan makanan tambahan saja tetapi disertai dengan edukasi, penyuluhan, konseling gizi dan kesehatan agar dapat mempercepat proses perubahan perilaku ibu dan keluarga dalam pemberian makan yang tepat sesuai dengan umur, penyiapan makanan, pemilihan bahan makanan keamanan pangan, ” Hal ini diutarakan oleh Amir Syarifuddin pada Hari Kamis (23/11)
PMT berbahan pangan lokal ini bukan untuk menggantikan makanan utama. PMT diberikan setiap hari dengan komposisi sedikitnya 1 kali makanan lengkap dalam seminggu dan sisanya kudapan. Makanan lengkap diberikan sebagai sarana edukasi implementasi isi piringku yang bergizi seimbang dengan mengutamakan 2 (dua) jenis sumber protein hewani.
Karena satu Desa memiliki dua pengolahan pemberian makanan tambahan diantaranya tambahan kualitas rasa PMT lebih terjaga, tambahan belanja lebih hemat, tambahan peralatan masak lebih memadai, tambahan mempermudah proses monitoring dan kurangi lokasi Distribusi agak jauh dari sasaran.
Ia menambahkan, Satu Desa beberapa titik dapur pengolahan PMT diantaranya, kurangi rasa olahan PMT berbeda-beda, kurangi belanja kurang efektif dan efisien, kurangi proses monitoring lebih membutuhkan banyak waktu dan tenaga , tambahkan lokasi pendistribusi dekat dengan sasaran.
Menu yang telah kita sempakati yakni , Ikan sambal lado/sambal kecap, sop sayuran dan dadar telur ini merupakan menu pada hari Senin.
Menu pada hari Selasa, Mie jagung, telur cincang dan agar-agar selasih, Menu pada hari Rabu, Soto ayam/ayam goring, telur rebus dan jus papaya. Menu pada hari Kamis Sop telur puyuh dan tempe bacem. Menu pada hari Jumat Sop udang dan telur bumbu. Menu pada hari Sabtu , Ayam kecap / ayam semur plus sop bakso.
Katanya, menentukan menu ini merupakan salah satu upaya pengawasan dari program PMT local yang akan dilaksanakan di Kabupaten Aceh Utara melalui Dinas Kesehatan.[ADV]
