Aceh Utara – Zikri yang akrap sapaan Motokrok atau Pak Krok salah satu mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Wilayah Pasee, secara resmi mendaftarkan diri sebagai calon Geuchik Gampong Ranto, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara. Langkah tersebut menambah dinamika baru pada proses pemilihan kepemimpinan gampong yang akan berlangsung dalam waktu dekat.
Keputusan Zikri mencalonkan diri disampaikan usai mendapatkan dukungan dari sejumlah tokoh masyarakat dan kelompok pemuda di Gampong Ranto. Ia menilai bahwa partisipasi aktif mantan kombatan dalam pembangunan desa merupakan bagian dari semangat reintegrasi pascakonflik yang telah menjadi fondasi perdamaian di Aceh.
Dalam keterangannya, Zikri menyebut pencalonan ini sebagai wujud komitmen untuk mengabdi dan berkontribusi lebih luas terhadap masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa pengalaman hidup di masa konflik hingga masa damai membuatnya memahami betul kebutuhan masyarakat di tingkat gampong.
“Setelah perdamaian, kita semua punya tanggung jawab bersama membangun Aceh dari desa. Jika masyarakat memberikan amanah, saya siap menjalankan tugas dengan jujur, terbuka, dan mengutamakan kepentingan umum,” ujar Zikri.
Zikri menyampaikan bahwa dirinya tidak ingin maju hanya sebagai simbol, tetapi menawarkan kerja nyata dan pendekatan kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat.
Dalam proses pencalonannya, Zikri memperkenalkan visi dan misi yang disampaikan dengan ungkapan Aceh yang sarat nilai spiritual:
“Meunyoe na manfaat loen keu gampong, neubri beu meunang ya Allah; meunye hana manfaat, jeut keu bala, bek meunang ya Allah.”**
Ungkapan ini bermakna bahwa apabila kehadirannya membawa manfaat bagi masyarakat, ia memohon kepada Allah untuk diberi kemenangan. Namun jika tidak memberikan kebaikan, ia merelakan hasilnya kepada ketentuan Allah dan tidak menginginkan kemenangan yang tidak membawa maslahat.
Zikri menegaskan bahwa visi tersebut mencerminkan keikhlasan dan komitmen untuk bekerja demi kemaslahatan warga. Adapun beberapa fokus misi yang ia tawarkan meliputi:
- Peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran gampong.
- Pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
- Penguatan peran pemuda dalam pembangunan sosial dan keagamaan.
- Perbaikan layanan administrasi gampong yang cepat, tertib, dan responsif.
- Penguatan nilai persaudaraan dan harmoni sosial antarwarga.
Sejumlah warga Gampong Ranto menyatakan bahwa latar belakang Zikri sebagai bagian dari sejarah konflik Aceh tidak lagi menjadi hambatan, melainkan dianggap sebagai bagian dari perjalanan hidup yang dapat memberi perspektif baru dalam memimpin gampong.
Tokoh masyarakat setempat menilai Zikri adalah sosok yang mudah diajak bicara, gampang bergaul, dan mampu memimpin semua kalangan. “Kita butuh pemimpin yang paham keadaan warga dan mau bekerja untuk kemajuan gampong. Pengalaman hidup Zikri menjadi nilai tambah,” ujar salah satu warga.
Pemilihan Geuchik Gampong Ranto diperkirakan berlangsung dalam beberapa waktu mendatang. Panitia pemilihan kini sedang mempersiapkan tahapan, termasuk verifikasi administrasi dan penyampaian visi-misi calon.
Dengan masuknya Zikri dalam bursa calon, kompetisi diprediksi akan berjalan dinamis namun tetap kondusif, sejalan dengan semangat demokrasi lokal yang terus berkembang di Aceh Utara Khususnya di Kecamatan Meurah Mulia. [Ms]

