Aceh Utara – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memberikan penghargaan kepada 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan capaian terbaik dalam Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) Tahun 2025.
Penghargaan diserahkan langsung Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., atau yang akrab disapa Ayah Wa, dalam apel gabungan di halaman Kantor Bupati Aceh Utara, Landing, Kecamatan Lhoksukon, Senin (5/10/2026).
Berdasarkan hasil evaluasi, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menempati posisi pertama dengan nilai 76,40 dan predikat BB.
Posisi berikutnya ditempati Dinas Kelautan dan Perikanan dengan nilai 73,90, disusul Inspektorat Kabupaten Aceh Utara dengan nilai 73,60.
Selanjutnya, Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif meraih nilai 72,66. Kemudian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan nilai 71,46, Dinas Kesehatan 70,70, Sekretariat Daerah 70,21, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dengan nilai 70,05.
Dua OPD lainnya yang masuk 10 besar yakni Dinas Penanaman Modal, Transmigrasi dan Tenaga Kerja dengan nilai 69,96 serta Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah dengan nilai 69,75. Keduanya memperoleh predikat B.
Penyerahan penghargaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian apel gabungan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Dalam kegiatan yang sama, Pemkab Aceh Utara juga menyerahkan santunan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan kepada nelayan.
Penghargaan turut diberikan kepada para peraih prestasi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat nasional dan provinsi asal Aceh Utara serta para pemenang berbagai perlombaan dalam rangka memperingati HUT ke-800 Kabupaten Aceh Utara.
Ayah Wa Soroti Prestasi Generasi Muda
Suasana apel berubah lebih emosional ketika Ayah Wa menyampaikan apresiasi kepada para peserta MTQ yang telah mengharumkan nama Aceh Utara di tingkat nasional.
Menurut Ayah Wa, keberhasilan tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan bagi para juara dan keluarga, tetapi juga menunjukkan bahwa generasi muda Aceh Utara memiliki kemampuan untuk berprestasi dan membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.
“Kalian telah membuktikan bahwa anak-anak Aceh Utara mampu berdiri sejajar, mampu bersaing, dan mampu menoreh nama Aceh Utara dalam lembaran prestasi,” ujar Ayah Wa.
Ia kemudian mengaitkan capaian generasi muda tersebut dengan sejarah Aceh Utara sebagai bagian dari kawasan Samudera Pasai yang memiliki peran penting dalam perkembangan Islam di Nusantara.
Karena itu, Ayah Wa berharap semangat berprestasi generasi muda terus dipelihara. Menurutnya, prestasi hari ini dapat menjadi bagian dari upaya menjaga warisan sejarah sekaligus membangun masa depan Aceh Utara.
“Cahaya yang pernah datang dari tanah ini jangan biarkan padam. Teruslah berkobar dan jadilah cahaya bagi masa depan,” katanya.
Apel gabungan tersebut diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Utara bersama seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Aceh Utara.[*]

