Peduli Musibah Dayah Nurul Islam Terbakar, Kadis Pendidikan Dayah Turun Langsung Berikan Dukungan

Redaksi
By
3 Min Read

Aceh Utara – Kepedulian terhadap dunia pendidikan dayah kembali ditunjukkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Utara, Tgk. Muhammad Yunus, S.Hi dengan turun langsung meninjau lokasi dayah yang mengalami musibah kebakaran Dayah Terpadu Nurul Islam di Desa Rayek Matang, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Selasa pagi (3/11/2026).

Kunjungan tersebut merupakan perintah langsung Bupati Aceh Utara, Ayahwa sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terhadap keberlangsungan pendidikan Islam, khususnya para santri dan tenaga pengajar yang terdampak musibah kebakaran yang terjadi tadi pagi sekitar pukul 09.00 Wib.

Dalam kunjungannya, Kepala Dinas Pendidikan Dayah melihat secara langsung kondisi bangunan dayah yang terbakar serta mendengarkan penjelasan dari pimpinan dayah terkait kronologi kejadian dan dampak yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut.

“kita menyampaikan rasa prihatin dan duka atas musibah yang menimpa keluarga besar dayah. Karena, dayah bukan sekadar tempat menuntut ilmu agama, tetapi juga merupakan lembaga pendidikan yang memiliki peran besar dalam membentuk karakter, akhlak, dan masa depan generasi umat Aceh Utara dan sekitarnya” ungkap Tgk. Muhammad Yunus.

Musibah ini tentu menjadi ujian berat bagi keluarga besar dayah Terpadu Nurul Islam di Desa Rayek Matang, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara. Namun, kita berharap para pimpinan dayah, dewan guru, santri, dan seluruh keluarga besar dayah tetap tabah dan diberikan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Kepala Dinas Pendidikan Dayah menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Dinas Pendidikan Dayah akan berupaya memberikan perhatian terhadap kondisi dayah pasca kebakaran, sesuai dengan kewenangan, ketentuan, dan kemampuan anggaran yang tersedia.

Menurutnya, keberlangsungan aktivitas pendidikan dan pengajian para santri harus menjadi perhatian bersama. Sebab, dayah merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai keislaman di Aceh Utara.

kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat, para dermawan, lembaga sosial, dan pihak terkait untuk bersama-sama menunjukkan kepedulian serta membantu meringankan beban keluarga besar dayah yang tertimpa musibah ini

“Dayah adalah milik umat. Ketika satu dayah mengalami musibah, sudah sepatutnya kita semua ikut merasakan dan memberikan dukungan. Semoga melalui kebersamaan dan gotong royong, dayah ini dapat kembali bangkit dan aktivitas pendidikan santri segera pulih,” tambah Tgk. Muhammad Yunus.

Kunjungan ini menjadi bukti bahwa perhatian pemerintah daerah terhadap lembaga pendidikan dayah tidak hanya sebatas pembinaan dan pengembangan program pendidikan, tetapi juga hadir ketika lembaga dayah menghadapi musibah dan membutuhkan dukungan. (SZ07)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *