M. Khoiri, M.Pd Dosen PPKn UMMAH Lolos Beasiswa BPDDI Tahun 2026

Redaksi
By
3 Min Read

Aceh Tengah – Kabar membanggakan datang dari Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH). Salah satu dosennya, M. Khoiri, S.Pd., M.Pd., yang merupakan anak jati Pelalawan, Provinsi Riau, berhasil lolos sebagai penerima Beasiswa Pendidikan Doktor untuk Dosen Indonesia (BPDDI) Tahun 2026.

M. Khoiri merupakan dosen pada Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh.

“Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian yang membanggakan, mengingat proses seleksi BPDDI Tahun 2026 berlangsung sangat kompetitif. Dari sekitar 250.000 pelamar, hanya sekitar 1.000 peserta yang berhasil terpilih sebagai penerima beasiswa” kata M. Khori, dalam rilisnya kepada media, Sabtu, (22/8/2026).

M. Khoiri menjadi salah satu dari peserta yang berhasil melewati rangkaian seleksi dan masuk dalam kelompok penerima beasiswa yang sangat terbatas tersebut.

Perjalanan akademiknya hingga memperoleh beasiswa doktoral ini tidak terlepas dari komitmen dan konsistensinya dalam mengembangkan bidang Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.

Dalam rencana studi doktornya, ia membawa gagasan penelitian yang berfokus pada penguatan pendidikan kewarganegaraan di tengah tantangan era digital

Sebagai anak jati Pelalawan, Riau, keberhasilan M. Khoiri juga menjadi cerita tentang perjuangan dan mobilitas akademik. Berangkat dari daerah asal dan kemudian mengabdikan diri sebagai dosen di Aceh, ia menunjukkan bahwa keterbatasan geografis bukan menjadi penghalang untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan Indonesia.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi motivasi bagi para dosen, khususnya dosen di perguruan tinggi daerah, untuk terus meningkatkan kapasitas akademik dan profesional. Pendidikan doktoral tidak hanya dipandang sebagai pencapaian gelar akademik, tetapi juga sebagai sarana untuk menghasilkan penelitian dan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi institusi, masyarakat, dan pembangunan nasional.

M. Khoiri berharap kesempatan memperoleh Beasiswa BPDDI Tahun 2026 dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kompetensi akademik, memperluas jejaring penelitian, serta menghasilkan karya ilmiah dan inovasi yang dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan *Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Indonesia.

“Saya memandang beasiswa ini bukan hanya sebagai pencapaian pribadi, tetapi sebagai amanah untuk kembali memberikan kontribusi yang lebih besar bagi institusi, masyarakat, dan bangsa melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian” ujarnya.

Dengan terpilihnya M. Khoiri sebagai penerima BPDDI Tahun 2026, Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan kapasitas akademik dosen.

Bagi M. Khoiri sendiri, keberhasilan ini menjadi langkah penting menuju cita-cita menjadi doktor dan akademisi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan kewarganegaraan dan pembangunan Indonesia.

Dari Pelalawan, Riau, menuju Aceh dan pendidikan doktoral Indonesia sebuah perjalanan yang menjadi bukti bahwa kerja keras, ketekunan, dan komitmen terhadap pendidikan dapat membuka jalan menuju pencapaian yang lebih besar. [Fohan Muzakir]

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *